1. Re-string rutin tiap 30–50 jam main
Senar raket kehilangan tegangan secara perlahan. Walau belum putus, repulsion sudah turun. Pemain rutin sebaiknya re-string tiap 30–50 jam main, atau setidaknya sekali per 6 bulan.
2. Pilih tegangan sesuai gaya main
Pemula: 20–22 lbs (repulsion mudah). Intermediate: 23–25 lbs. Advanced: 26+ lbs (kontrol presisi). Jangan asal pasang 28 lbs hanya karena keren — kalau teknik belum siap, raket cepat melengkung.
3. Ganti overgrip tiap 2–3 bulan
Overgrip yang sudah lengket dan basah bukan cuma jorok — bikin tangan licin saat impact. Bawa cadangan overgrip di tas, ganti saat sudah terasa licin.
4. Penyimpanan: di tas, dalam suhu kamar
Jangan pernah tinggal raket di mobil panas berjam-jam — frame bisa melengkung permanen. Jangan simpan di lantai dingin AC sentral. Suhu ruangan 25–28°C ideal.
5. Hindari benturan ke lantai atau pagar
Frame badminton terbuat dari graphite tipis. Sekali benturan keras ke lantai (misalnya saat scoop kok di net) bisa menimbulkan retak rambut yang baru terlihat saat smash patah total.
6. Bersihkan setelah pakai
Lap senar dan frame dengan kain kering setelah main. Keringat dan debu yang nempel mempercepat korosi grommet dan string.
7. Tanda raket harus pensiun
Frame retak, batang melengkung walaupun string baru, atau senar putus berulang di area yang sama (pertanda grommet rusak). Kalau salah satu muncul, saatnya beli baru.
Mau coba sendiri? Booking 1 jam dulu via WhatsApp dan rasakan langsung pengalaman main di GOR Bypass Karawang.